Di Lingkungan Cabean, Kelurahan Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, terdapat sebuah tempat pengolahan tempe kedelai tradisional yang telah beroperasi sejak tahun 1960-an. Tempat ini merupakan usaha keluarga yang kini dikelola oleh generasi ketiga, Bu Supriyati, yang mewarisi usaha ini dari ibunya, Ibu Mus, dan neneknya.
Tempe yang diproduksi di tempat ini dikenal dengan keunikannya, yaitu menggunakan daun pisang sebagai pembungkus. Selain memberikan rasa dan aroma khas, penggunaan daun pisang juga lebih ramah lingkungan. Meskipun telah berlangsung lama, produksi tempe tradisional ini tetap diminati oleh konsumen, terutama mereka yang menyukai cita rasa autentik.
Tempe Bu Supriyati dipasarkan di pasar-pasar sekitar Mungkid dan Borobudur serta warung-warung di daerah tersebut. Dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp600,0 per bungkus, tempe ini terus mempertahankan popularitasnya sebagai sumber protein nabati yang kaya nutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan.